Langsung ke konten utama

Pentingnya Membaca Buku


Buku adalah sumber dari segala ilmu. Segala ilmu pengetahuan terdapat dalam isi buku, ada begitu banyak ilmuan yang menuliskan karyanya pada sebuah buku. Betapa sangat berharganya sebuah buku karna begitu banyak informasi yang terdapat didalamnya. Segala yang tidak diketahui bisa kita ketahui ketika sudah menemukan dan membaca buku yang berisi sumber-sumber informasi penting.

Membiasakan membaca buku sejak dini sangatlah penting karena dari buku lah kita banyak mengetahui sesuatu. Buku pun mudah dicari dan didapatkan, buku bisa didapatkan dari perpustakaan dan untuk membacanya pun bisa dengan gratis. Ada pula buku yang terdapat di sebuah took-toko buku, ada banyak buku yang bisa dicari dan dibeli, dengan membeli buku pun sudah berarti kita menghargai sebuah karya seseorang yang ia tumbahkan kedalam sebuah tulisan di dalam buku.

Akan tetapi masih banyak kurangnya minat membaca buku dikalangan masyarakat baik itu anak sekolah maupun yang sudah kuliah. Mereka terkadang berpikir bahwa membaca buku itu membosankan. Ada pun beberapa orang yang gemar membaca buku tetapi hanya buku cerita, komik, atau novel. Beda dengan buku pelajaran atau buku yang mempunyai segala mavam informasi pengetahuan yang penting. Budaya membaca buku harus dilestarikan agar masyarakat bisa lebih terbuka pemikirannya setelah membaca.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anak yang Pendiam di Dalam Kelas

Di setiap kelas terdapat karakter siswa yang berbeda-beda, salah satunya adalah adanya anak yang pendiam. Anak yang pendiam biasanya selalu menyendiri saat di kelas, jarang bersosialisasi dengan temannya, dan jarang mempunyai teman. Ia selalu menyendiri dan tidak bergabung dengan teman yang lainnya. Kebanyakan dari anak yang pendian ia cenderung pemalu dan pasif hingga sulit didekati oleh teman ataupun gurunya. Sebaiknya guru bisa membantu anak yang pendiam di kelas agar ia bisa menjadi lebih terbuka, lebih aktif dan bisa lebih ceria lagi. Anak yang pendiam sebenarnya pasti merasa kesepian dan ia membutuhkan seseorang untuk bisa memahami dirinya. Guru harus bisa mendekati dan berbicara baik-baik serta lembut kepada si anak agar bisa mengerti serta mengatasi si anak pendiam ini. Setiap siswa pasti bisa berubah, begitu pula anak yang pendiam ini, si anak harus dirangsang agar ia bisa menjadi lebih aktif lagi di dalam kelas. Guru pun harus membantu si anak dengan semaksimal mungkin...

Mengapa Siswa yang Pintar Cenderung dijauhi Oleh Teman-temannya di Kelas

Ada banyak karakter dan kemampuan siswa di dalam kelas yang berbeda-beda. Setiap siswa pasti senang jika dirinya pintar tetapi ada sebagian siswa yang pintar namun ia malah dijauhi oleh teman-temannya di kelas. Pertemanan yang tidak sesuai cenderung membuat sebagian siswa malah dijauhi sehingga siswa tersebut hanya sendiri atau hanya memiliki sedikit teman saja. Biasanya ada seorang atau beberapa siswa yang pintar di kelas tetapi malah dijauhi oleh teman-temannya, alasannya karena siswa pintar tersebut dianggap pelit oleh teman yang lainnya, jika ada tugas terkadang yang pintar tidak ingin membantu temannya yang kesulitan, ada pula yang pintar tetapi sombong yang menjadikannya angkuh sehingga ia pun dijauhi oleh teman-temannya. Seharusnya siswa bisa berteman baik di dalam kelas, belajar bersama dan bermain bersama, jika ada siswa yang kesulitan ada baiknya siswa yang pintar membantunya, tetapi membantu mengajari agar ia paham bukan malah membantu memberi contekan. Kerjasama juga...

Humor dan Candaan Di Dalam Kelas

Setiap guru pasti punya cara masing-masing saat mengajar di dalam kelas, berbagai metode dan cara pendekatan pun digunakan oleh guru agar membuat pembelajaran tidak monoton dan membosankan. Ada pula guru yang mengajar dengan serius di kelas, ada yang tegas dan ada pula yang mengajarnya membuat bosan siswa. Seringkali bebrapa guru terkadang menyelipkan humor di saat pembelajaran agar siswa merasa lebih senang dan aktif, humor bisa membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan tidak bosan, dengan adanya humor pun membuat guru dan siswa bisa menjadi lebih dekat dan tidak kaku. Akan tetapi walaupun begitu tetap saja siswa pun harus sopan terhadap gurunya. Siswa pasti akan menyukai jika guru mengajar dengan sesekali menyelipkan candaan di dalamnya. Dengan begitu pun siswa tidak merasa tegang saat pembelajaran berlangsung. Karena siswa masih dalam usia yang muda dan labil maka siswa memang sangat menyukai hal candaan akan tetapi candaan yang dibuat tidak sampai berlebihan dan h...